Rumor Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, bakal bergabung dengan Partai Demokrat semakin menguat. Nama Afdhal disebut-sebut masuk dalam radar Demokrat Aceh bersama sejumlah tokoh politik lainnya dari berbagai latar belakang.
Informasi yang berkembang di kalangan politik Aceh yang berdomisili di Jakarta menyebut Afdhal menjadi salah satu dari sedikitnya sembilan tokoh yang diprediksi akan bergabung atau mendapatkan posisi dalam struktur Partai Demokrat Aceh.
Kabar tersebut berkembang setelah Partai Demokrat menggelar peringatan HUT ke-25 di Jakarta, Kamis (10/9/2026). Momentum tersebut disebut turut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan masuknya sejumlah figur baru ke dalam jajaran kepengurusan Demokrat Aceh.
Selain Afdhal, sejumlah nama lain juga disebut dalam bursa tersebut. Di antaranya Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, H. Musannif yang merupakan kandidat Bupati Aceh Besar pada Pilkada 2024, Junedi mantan anggota DPRA dari Partai Hanura, serta Hendra Budian, mantan Wakil Ketua DPRA.
Nama lainnya yakni Zulyadin yang dikenal sebagai pengurus Partai Hanura di Subulussalam, Teuku Rudi Fatahul Hadi mantan anggota DPRA dari Partai NasDem periode 2014–2019, Hendriyono mantan anggota DPRA dari PKPI, serta Muhammad Junaidi, SP, kader Partai Golkar dari Pidie. Jika terealisasi, masuknya Afdhal dan sejumlah figur dari latar belakang politik berbeda dinilai dapat memberikan warna baru bagi Partai Demokrat di Aceh. Kehadiran mereka juga berpotensi memperluas jejaring politik Demokrat, mengingat sebagian nama yang disebut memiliki pengalaman di pemerintahan maupun legislatif serta memiliki jaringan politik di daerah.