GAYO LUES – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, Abdul Hakim, membantah dugaan pemotongan bantuan program optimalisasi lahan dan irigasi yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah muncul informasi dan pemberitaan yang menyoroti dugaan pemotongan bantuan pada sejumlah kelompok tani penerima program irigasi di Kabupaten Gayo Lues.
Abdul Hakim mengatakan program optimalisasi lahan yang sedang berjalan masih dalam tahap penyelesaian. Program tersebut mencakup 18 kegiatan irigasi perpompaan dan 14 kegiatan irigasi perpipaan yang diperuntukkan bagi kelompok tani penerima manfaat.
“Terkait bantuan optimalisasi lahan reguler dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, saat ini masih dalam proses penyelesaian. Ada 18 kegiatan perpompaan dan 14 kegiatan perpipaan,” kata Abdul Hakim kepada wartawan.
Menurut Abdul Hakim, sejak awal pelaksanaan program pihaknya telah mengingatkan jajaran yang terlibat dalam pengawasan agar menjalankan tugas sesuai ketentuan. Ia juga meminta agar tidak ada tindakan yang dapat merugikan masyarakat penerima manfaat.
Ia menegaskan fasilitas irigasi tersebut memiliki peran penting bagi petani karena diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Gayo Lues.
“Saya sudah mengingatkan kepada bawahan dan pihak yang diberikan kepercayaan untuk mengawasi pekerjaan ini agar tidak bermain-main. Masyarakat sangat membutuhkan fasilitas ini untuk meningkatkan produksi pertanian,” ujarnya.
Dinas Pertanian Minta Pengawasan Lapangan
Menanggapi dugaan pemotongan bantuan irigasi yang berkembang di tengah masyarakat, Abdul Hakim mengatakan dirinya telah meminta tim pengawas dari Banda Aceh untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan.
Baca Juga
Menurutnya, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan perencanaan serta petunjuk teknis yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.
“Banyak informasi yang berkembang terkait dugaan pemotongan dan sebagainya. Karena itu saya meminta badan pengawas dari Banda Aceh turun langsung ke lapangan untuk melihat apakah pekerjaan ini sesuai atau tidak dengan yang direncanakan oleh Kementan,” katanya.
Abdul Hakim mengatakan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan tim pengawas menunjukkan penilaian positif terhadap pelaksanaan program.
“Tim menilai pelaksanaan kegiatan ini sangat positif,” ungkapnya.
Berharap Kepercayaan Pemerintah Pusat Tetap Terjaga
Abdul Hakim menilai pelaksanaan program optimalisasi lahan dan bantuan irigasi dengan baik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Gayo Lues.
Menurut dia, kepercayaan tersebut diperlukan agar berbagai program dan bantuan pertanian yang masih dibutuhkan masyarakat dapat terus dialokasikan ke daerah.
“Kepercayaan pemerintah pusat harus terus kita jaga agar bantuan-bantuan lain yang masih sangat dibutuhkan masyarakat dapat kembali dikucurkan ke Gayo Lues,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung program pembangunan pertanian serta menjaga situasi tetap kondusif agar pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan.
“Saya mengajak semua pihak mendukung program-program yang dibutuhkan masyarakat. Mari kita bangun suasana yang kondusif agar kepercayaan pemerintah pusat tetap terjaga,” pungkasnya.
Dugaan Pemotongan Masih Perlu Diverifikasi
Sebelumnya, dugaan pemotongan bantuan irigasi di Kabupaten Gayo Lues sempat menjadi sorotan sejumlah pihak.
Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam klarifikasi tersebut, belum ada kesimpulan resmi dari lembaga berwenang yang menyatakan bahwa dugaan pemotongan bantuan tersebut telah terbukti.
Verifikasi lebih lanjut terhadap dokumen administrasi, pelaksanaan pekerjaan, transaksi keuangan, serta keterangan para pihak terkait menjadi bagian penting untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan program bantuan irigasi tersebut.
Dengan demikian, dugaan pemotongan bantuan masih perlu dibedakan dari temuan atau kesimpulan resmi hasil pemeriksaan. Klarifikasi dari Dinas Pertanian Gayo Lues menjadi salah satu keterangan dalam pemberitaan mengenai pelaksanaan program irigasi dan optimalisasi lahan di daerah tersebut.