ACEH TENGAH — Kebakaran hebat melanda kawasan Kompleks Pasar Jagong Jeget di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu (9/8/2026).
Kebakaran tersebut mengakibatkan 96 bangunan terbakar. Bangunan yang terdampak terdiri atas rumah warga, kios, dan ruko. Data sementara mencatat sebanyak 243 jiwa dari 60 kepala keluarga terdampak akibat peristiwa tersebut.
Api Muncul dari Kawasan Pasar
Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 11.30 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari sebuah ruko yang berada di bagian tengah kawasan pasar.
Material bangunan yang sebagian didominasi kayu membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya. Kobaran kemudian meluas hingga ke sejumlah lorong di kawasan pasar.
Situasi tersebut membuat warga panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri sekaligus mengeluarkan barang-barang yang masih memungkinkan untuk diselamatkan dari bangunan.
Warga Terpaksa Menyelamatkan Diri dari Lantai Dua
Kebakaran juga membuat sejumlah warga menghadapi situasi darurat. Salah satunya Herman (50), warga setempat yang harus menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua rumahnya setelah akses tangga tidak lagi dapat digunakan.
Herman mengalami cedera akibat terjatuh dan selanjutnya mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.
Peristiwa tersebut menggambarkan cepatnya api menyebar di kawasan permukiman yang berdampingan dengan area pasar.
Empat Armada Pemadam Dikerahkan
Upaya pemadaman dilakukan petugas bersama masyarakat. BPBD Aceh Tengah mengerahkan empat armada pemadam kebakaran untuk menangani kobaran api.
Armada tersebut berasal dari Pos Jagong Jeget, Pos Atu Lintang, serta dua unit dari Pos Induk. Warga turut membantu petugas dengan peralatan sederhana untuk menjangkau sejumlah titik api.
Petugas kemudian melakukan upaya pembatasan agar api tidak terus menjalar ke bangunan lain di sekitar kawasan pasar.
73 Rumah Pribadi Ikut Terbakar
Dari total 96 bangunan yang terbakar, sebanyak 73 bangunan merupakan rumah pribadi. Kondisi tersebut membuat dampak kebakaran tidak hanya dirasakan oleh aktivitas perdagangan di pasar, tetapi juga langsung memengaruhi tempat tinggal warga.
Data sementara mencatat 243 warga terdampak, terdiri dari 111 laki-laki dan 106 perempuan berdasarkan pendataan yang dilaporkan sumber. Di antara warga terdampak terdapat 20 balita, lima ibu hamil, dan satu penyandang disabilitas.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia. Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.
Penanganan Warga Terdampak
Pemerintah daerah bersama BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Aceh Tengah melakukan penanganan pascakebakaran.
Posko darurat dan dapur umum disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak. Sejumlah warga yang kehilangan tempat tinggal sementara mengungsi ke rumah keluarga, masjid, maupun lokasi lain yang dianggap aman.
Pendataan terhadap kerusakan dan kebutuhan warga masih dilakukan. Bantuan untuk masyarakat terdampak diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan.