ACEH TENGAH — Pemerintah Aceh menyiapkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, yang terjadi pada Minggu (9/8/2026).
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga dan bangunan usaha. Berdasarkan data sementara yang diterima Pemerintah Aceh, sebanyak 96 bangunan terdampak, terdiri atas 73 rumah pribadi dan sejumlah bangunan usaha milik warga.
Usaha yang terdampak antara lain toko sayur-mayur, kelontong, warung makan, apotek, toko emas, konter ponsel, bengkel, toko bangunan hingga usaha jahit.
Peristiwa tersebut juga berdampak terhadap 60 kepala keluarga atau 243 jiwa. Data sementara mencatat terdapat balita, ibu hamil, serta satu penyandang disabilitas di antara warga yang terdampak. Dua orang juga dilaporkan mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan Pemerintah Aceh segera menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.
Hal itu disampaikan Fadhlullah setelah menerima laporan dari Bupati Aceh Tengah Haili Yoga melalui sambungan telepon pada malam terjadinya kebakaran. Dalam komunikasi tersebut, Haili Yoga menyampaikan kondisi kebakaran sekaligus meminta dukungan Pemerintah Aceh.
“Pemerintah Aceh segera mengirimkan bantuan tanggap darurat untuk masyarakat yang terdampak. Kita ingin memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian,” kata Fadhlullah.
Bantuan yang disiapkan meliputi air mineral, biskuit, gula pasir, kecap, mi instan, minyak goreng, sambal dan sarden.
Pemerintah Aceh juga menyiapkan tenda serbaguna atau dome, paket perlengkapan dapur, family kit, serta kids ware untuk mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.
Selain itu, stok bantuan berupa sandang dan Bahan Bangunan Rumah (BBR) telah disediakan di gudang logistik kabupaten. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke lokasi terdampak melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.
Fadhlullah meminta penanganan warga terdampak dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, terutama dalam memastikan kebutuhan kelompok rentan dapat terpenuhi.
“Yang paling penting sekarang adalah masyarakat mendapatkan tempat yang aman dan kebutuhan sehari-hari mereka terpenuhi. Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten akan terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik,” ujarnya.
Baitul Mal Aceh Siapkan Bantuan
Selain bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Aceh, Baitul Mal Aceh juga akan menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta untuk setiap kepala keluarga.
Berdasarkan data sementara yang diterima, bantuan tersebut akan diberikan kepada 73 kepala keluarga terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak setelah kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghidupan akibat kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sendiri masih melakukan pendataan dan penanganan awal terhadap warga terdampak untuk memastikan kebutuhan di lapangan dapat segera dipenuhi.